Cara Membuat Papan Bunga Kayu

Cara Membuat Papan Bunga Kayu

Apakah kamu ingin membuka sebuah usaha membuat karangan bunga dan mendirikan sebuah toko? Dalam membuat sebuah usaha toko bunga memang diperlukan keterampilan merangkai bunga yang bagus dan juga ketekunan yang tidak ada habisnya. Nah, salah satu keterampilan yang perlu untuk kamu kuasai adalah dengan membuat sebuah papan bunga kayu. Cara membuat papan bunga kayu juga bisa terbilang cukup mudah.

Asal ada bahannya, maka kamu bisa kok membuat sendiri rangkaian papan bunga kayu yang kamu inginkan. Penasaran bagaimana sih cara untuk membuat sebuah rangkaian papan bunga kayu? Yuk, coba kepoin caranya di bawah ini.

Cara Membuat Papan Bunga Kayu

1. Gambar Rangkanya Terlebih Dahulu

Langkah pertama adalah, gambarlah sebuah rangka papan bunga terlebih dahulu. Kamu bisa memulainya dari ukuran yang terkecil jika ingin latihan dahulu. Namun jika kamu ingin memulai dari yang besar juga bisa kok.

2. Pilih Kayu untuk Dijadikan Rangka

Selesai menggambar rancangan rangka papan bunga ini, maka selanjutnya adalah kamu memilih kayu untuk diaplikasikan ke dalam gambar. Nah, untuk jenis kayunya sendiri sangat disarankan untuk memilih yang ringan saja, ya!

Kalau kamu memilih bahan yang keras, maka kasihan dengan para kurir yang mungkin akan mengangkut papan bunga yang kamu buat ini.

3. Potong Kayu Sesuai dengan Rangka

Setelah memilih jenis kayu yang tepat, maka kamu bisa memotongya sesuai dengan rangka yang telah kamu buat sebelumnya. Potonglah dengan menggunakan gergaji yang tajam, ya agar mudah terbuat.

4. Haluskan Kayu

Setelah kayu terpotong, maka kamu bisa menghaluskannya dengan menggunakan amplas agar kayu kamu terlihat lebih cantik lagi. Setelah selesai dihaluskan, maka papan bunga kayu kamu sudah bisa digunakan deh.  Kamu hanya perlu menambahkan karangan bunga untuk dipasang di papan.

Baca Juga: Cara Membuat Karangan Bunga Untuk Orang Meninggal

Pilihan Kayu untuk Membuat Papan Bunga

Jenis kayu yang Kamu pilih menentukan keindahan dan kekuatan papan bunga kayu. Banyak jenis kayu tersedia, dan masing-masing memiliki sifatnya sendiri. Berikut adalah jenis kayu yang sifatnya ringan

1. Cedar

Cedar adalah jenis kayu yang paling ringan dan banyak digunakan untuk papan bunga dan beberapa properti lainnya. Kayu ini memiliki warna kemerahan, relatif ringan, berserat lurus, dan sedikit berbau harum.

Kayu ini banyak digunakan untuk proyek outdoor seperti furniture, deck, dan eksterior bangunan karena dapat menangani lingkungan yang lembab tanpa membusuk. Harga kayu cedar merah cukup terjangkau dan dapat ditemukan di sebagian besar pusat rumah.

2. Pohon cemara

Kayu cemara memiliki serat yang lurus, menonjol, dan memiliki warna coklat kemerahan. Cemara paling sering digunakan untuk bangunan, namun bisa juga digunakan untuk membuat papan bunga.

Kayu ini tidak mahal dan dapat digunakan untuk beberapa pembuatan furnitur juga.  Selain itu, kayu pohon cemara tidak memiliki pola butiran dan tidak meninggalkan noda dengan baik. Kayu ini layak untuk kamu gunakan sebagai alternatif membuat papan bunga karena sangat murah.

3. Pinus

Pinus tersedia dalam beberapa jenis, termasuk Ponderosa, Gula, Putih, dan Kuning, dan semuanya merupakan furnitur yang bagus. Di beberapa wilayah negara , pinus adalah kayu yang banyak digunakan untuk membuat furnitur. Pinus sangat mudah dikerjakan dan, jenisnya relatif lunak, ringan dan cocok untuk papan bunga.

Kayu Pinus umumnya sangat tahan noda, meskipun jenis pinus Ponderosa cenderung mengeluarkan getah, jadi berhati-hatilah saat menggunakan bahan ini. Pinus tersedia di sebagian besar pusat rumah, tetapi seringkali nilainya lebih rendah daripada yang dapat Kamu temukan di tempat penebangan kayu yang layak.

4. Redwood

Seperti kayu cedar, kayu merah digunakan sebagian besar untuk proyek luar ruangan karena ketahanannya terhadap kelembaban. Redwood cukup lunak dan memiliki butiran lurus. Seperti namanya, kayu ini memiliki warna kemerahan. Kayu merah ini mudah dikerjakan, relatif ringan  dan harga terjangkau. Kamu dapat menemukan kayu ini dengan mudah kok.

Baca Juga: Cara Membuat Huruf Papan Bunga

5. Ash

Ash adalah kayu berwarna putih namun ada pula yang berwarna cokelat pucat dengan garis lurus. Kayu ini cukup mudah dibentuk dan dijadikan sebagai papan bunga. Cara membuat papan bunga dari bahan ini bisa kamu pertimbangkan.

Kayu ini mampu menghilangkan noda dengan cukup baik, tetapi untuk jenis ash berwarna abu semakin sulit ditemukan di Indonesia. Kalau kamu tidak menemukan warna abu di sekitar toko maka bisa jadi warna abu hanya tersedia di tempat penebangan kayu yang lebih besar. Abu adalah pengganti yang bagus untuk kayu ash berwarna putih.

6. Birch

Birch adalah kayu yang tersedia dalam dua jenis, yakni  kuning dan putih. Yellow birch adalah kayu kuning-ke-putih pucat dengan garis coklat kemerahan, sedangkan birch putih memiliki warna lebih putih yang menyerupai kayu maple.

Kedua jenis kayu birch memiliki kekerasan 4 pada skala 1 sampai 5. Birch sudah tersedia banyak di toko-toko mebel dan lebih murah daripada jenis kayu keras lainnya. Kamu dapat menemukan birch di banyak pusat rumah, meskipun pemilihannya lebih baik di tempat penebangan kayu. Birch adalah jenis kayu yang stabil dan mudah digunakan.

7. Kayu Cherry

Cherry adalah kayu besar yang sangat populer dan serba mudah dikerjakan. Inti kayu ceri memiliki warna coklat kemerahan dan garisnya hampir putih. Cherry memiliki kekerasan 2 pada skala 1 sampai 5. Kayu cherry adalah jenis yang sangat umum untuk pembuatan furnitur dan papan bunga karena tersedia di hutan yang tumbuh secara berkelanjutan.

Buat kamu yang ingin membuat papan bunga kayu, pastikan kamu memilih jenis kayu yang tepat. Semoga cara membuat papan bunga di atas bisa membantu kamu yang ingin berkreasi. Apabila tidak ingin repot, Anda bisa memesan pada toko bunga Bekasi yang memiliki banyak pengalaman.

Cara Membuat Karangan Bunga Untuk Orang Meninggal

Cara Membuat Karangan Bunga Untuk Orang Meninggal

Mendengar kabar duka dari orang terdekat memang suatu hal yang sangat menyedihkan. Jika ada orang di sekitar Anda yang baru saja kehilangan orang tercintanya, maka Anda bisa lho memberikan sebuah karangan bunga sebagai simbol turut berduka cita. Memang cara membuat karangan bunga untuk orang meninggal tidaklah mudah.

Anda memerlukan persiapan yang banyak sekali dan ada beberapa tahapan yang perlu Anda lakukan. Meski demikian, membuat sendiri karangan bunga jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan membeli di toko bunga. Bagi Anda yang ingin tahu, sebenarnya bagaimana sih cara membuat karangan bunga untuk orang meninggal, berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan.

Bahan-bahan yang Dibutuhkan untuk Membuat Karangan Bunga

Apabila ingin membuat karangan bunga untuk orang meninggal, berikut adalah bahan yang perlu dipersiapkan menurut toko bunga Bekasi:

  1. Busa berbentuk kotak atau styrofoam
  2. Lem tembak
  3. Rangka kayu
  4. Sapu lidi
  5. Bunga
  6. Pita
  7. Cat
  8. Kawat
  9. Cutter

Cara Membuat Karangan Bunga

Sudah menyiapkan semua bahan yang diperlukan dalam membuat karangan bunga? Jika semua bahannya sudah Anda siapkan, maka lakukan beberapa panduan di bawah ini untuk melanjutkan proses berikutnya :

1. Potong Styrofoam

Cara membuat karangan bunga untuk orang meninggal yang pertama adalah, Anda harus memotong styrofoam sesuai dengan bentuk yang Anda inginkan. Anda bisa menggunakan rangka kayu sebagai dasar dalam menentukan ukuran yang Anda inginkan.

2. Ikatlah Styrofoam

Jika sudah memotong sesuai dengan yang Anda inginkan, maka segara ikat styrofoam tadi dengan kawat. Tujuan dari mengikat  styrofoam adalah supaya posisinya lebih tegak, kokoh dan tidak mudah goyah jika dipegang.

3. Cat Styrofoam Sesuai Preferensi Anda

Apabila posisi styrofoam menurut Anda sudah benar-benar pas dan sesuai, maka Anda bisa mengecat styrofoam. Anda bebas kok ingin mengecat styrofoam dengan warna apapun yang Anda inginkan. Biasanya warna yang sering digunakan adalah merah atau hijau.

Jika tidak ingin mengecatnya, Anda bisa kok untuk melapisinya dengan menggunakan kain berwarna. Tujuan pemberian kain atau cat ini adalah agar styrofoam bisa terlihat menjadi lebih rapi dan menarik.

4. Buat Tulisan

Selanjutnya, Anda bisa menuliskan rangkaian ucapan duka cita pada papan styrofoam tersebut dari bunga. Anda bisa menulisnya sesuai dengan preferensi Anda. Jika sudah membuat tulisan, maka pasanglah dengan menggunakan lem tembak dan pastikan tulisannya benar-benar tertempel dengan benar.

5. Buat Hiasan pada Bagian Tepi

Jika semua tulisannya sudah benar-benar terpasang di styrofoam, maka langkah berikutnya adalah Anda bisa menghiasi bagian tepi styrofoam dengan bunga agar lebih cantik.

6. Hiasi Semua Styrofoam dengan Bunga

Apalagi bagian tepinya sudah terbuat dan dihias dengan seindah mungkin, maka cara membuat karangan bunga untuk orang meninggal yang terakhir adalah hiasi dengan berbagai jenis bunga. Anda bisa menghiasnya dengan jenis bunga yang paling disukai oleh mendiang, namun Anda juga bisa kok memilih jenis bunga yang lain.

Baca Juga: Cara Membuat Buket Bunga Palsu

Pilihan Bunga untuk Mengisi Papan Karangan

Beberapa bunga dikaitkan dengan kesedihan. Apakah memiliki penampilan yang indah atau sebagai tanda berduka cita, bunga-bunga ini cocok untuk beberapa momen.  Buat Anda yang bingung pilihan bunga apa nih yang cocok untuk menghias styrofoam, maka ada beberapa pilihan yang bisa Anda gunakan di bawah ini :

1. Anyelir

Karena aromanya yang tahan lama, anyelir adalah pilihan populer untuk dipilih sebagai karangan bunga untuk mengiringi pemakaman. Anyelir merah menunjukkan cinta yang besar untuk orang yang dicintai dan telah meninggal sementara anyelir putih melambangkan kesucian dan ketulusan.

2. Krisan

Bunga krisan memiliki makna budaya yang kaya di Eropa dan Asia. Bisa dibilang bunga krisan ini adalah simbol kesedihan dan kedukaan karena kehilangan.

3. Mawar

Meskipun mawar adalah tanda cinta romantis, mawar juga populer digunakan sebagai bunga karangan di setiap pemakaman. Mawar juga bisa mengungkapkan kesedihan dan cinta abadi.

4. Bunga Lili

Bunga lili atau bakung adalah bunga yang indah, dan dapat membangkitkan perasaan tenang. Tanaman ini paling umum digunakan untuk pemakaman, tetapi bunga lili oriental juga merupakan pilihan yang baik.

5. Anggrek

Anggrek adalah salah satu bunga paling anggun. Bunga ini mekar dengan sangat elegan dan menjadikannya salah satu hadiah peringatan terbaik dan menjadi tanda cinta abadi.

Baca Juga: Cara Membuat Papan Bunga Kayu

6. Daffodil

Bunga daffodil telah lama dianggap sebagai obat untuk kesedihan. Bunga ini sering menjadi tanaman pertama yang muncul setelah musim hujan atau musim dingin jika di Eropa. Daffodil  adalah pembawa pesan kehidupan baru, terutama dengan jenis bunga warna kuning cerahnya. Daffodil adalah bunga yang membawa harapan bagi keluarga yang membutuhkan.

7. Hydrangea

Hydrangea adalah bunga yang bersifat musiman, dan bunga ini adalah tanda kelahiran kembali. Tanaman ini berbunga lagi dan lagi setelah ditanam. Bunga ini membawa kedamaian sebagai tanda simpati.

8. Tulip

Tulip adalah bunga berwarna cerah dan menjadi tanda lain dari awal yang baru. Bunga satu ini memberikan dorongan bagi orang-orang yang sedih dan membutuhkan semangat baru.

9. Gladioli

Bunga gladioli adalah salah satu jenis bunga yang biasanya terlihat di pemakaman. Tanaman ini bisa mencapai tinggi 120 cm. Anda juga bisa menemukan bunga ini dalam semua warna dan merupakan simbol kekuatan karakter.

10. Cyclamens

Cyclamens  adalah bunga dengan simbol kesedihan dan perpisahan. Bunga ini representasi dari ucapan selamat tinggal dan cocok digunakan untuk mengisi papan karangan Anda.

Dengan 10 pilihan bunga di atas, maka Anda bisa menyempurnakan cara membuat karangan bunga untuk orang meninggal yang hampir selesai. Semangat dalam berkarya, ya!

Cara Membuat Buket Bunga Palsu

Cara Membuat Buket Bunga Palsu

Buket bunga untuk pernikahan adalah aksesori penting bagi pengantin mana pun. Namun, perhatian ekstra diperlukan untuk mempertahankan warna bunga agar tetap segar. Jika terlalu panas atau terlalu dingin, buket bunga ini bisa layu dengan cepat. Ditambah lagi, karangan bunga pernikahan yang ditata oleh toko bunga juga bisa sedikit mahal. Oleh sebab itu, ada solusi membuat buket bunga palsu. Apalagi cara membuat buket bunga palsu cukup mudah.

Ya, untung ada bunga buatan, yang bisa Anda gunakan untuk membuat buket bunga pernikahan Anda. Ada banyak jenis bunga tiruan berkualitas yang bisa Anda pilih. Plus, Anda akan memiliki kebebasan untuk membuat rangkaian bunga yang sesuai dengan keinginan Anda.

Cara  Membuat Buket Bunga Paslu

Jika Anda adalah tipe orang yang menyukai kerajinan tangan, Anda akan senang belajar cara membuat bunga pernikahan dengan bunga palsu ini. Anda bisa mengikuti langkah-langkah sederhana ini dan biarkan kreativitas Anda mengalir. Berikut adalah cara membuat buket bunga palsu dari toko bunga Bekasi yang bisa Anda coba:

1. Kumpulkan Semua Perlengkapan yang Dibutuhkan

Cara yang terbaik adalah mengumpulkan semua bahan dan persediaan yang diperlukan sebelum Anda mulai membuat buket. Pastikan Anda memiliki segala bahannya untuk membuat pekerjaan Anda lebih cepat. Berikut adalah barang-barang yang Anda perlukan dalam menyiapkan buket pernikahan:

  • Bunga buatan pilihan Anda
  • Lem tembak
  • Kawat bunga
  • Pita bunga
  • Pemotong kawat
  • Gunting
  • Birchbark, pembungkus, atau kertas pilihan Anda
  • Dekorasi, ornamen, dan aksesori yang dipersonalisasi.

2. Pangkas Kelebihan Daun dan Batang

Dengan menggunakan gunting, potong sisa daun. Anda bisa menyisakan satu hingga dua daun yang paling dekat dengan bunga. Potong batang dengan pemotong kawat sesuai panjang yang Anda inginkan. Jangan khawatir jika potongannya tidak sama ukurannya.

3. Pilih Bunga dan Tanaman Hijau yang Disukai

Pilih satu hingga tiga bunga besar, atau empat hingga enam bunga kecil, untuk dijadikan alas buket Anda. Rekatkan bagian bawah batang dan kencangkan. Bunga besar seperti tulip, mawar, calla lili, dan peony sangat ideal untuk buket bunga berbentuk bundar. Pilih sekitar lima hingga enam tanaman hijau untuk dimasukkan di antara bunga pilihan Anda.

Baca Juga: Cara Membuat Buket Uang

4. Buat Buket Anda

Sekarang, Anda dapat mulai membuat buket dengan meletakkan bunga dalam lapisan. Lakukan ini dengan menambahkan batang sambil memutar seikat bunga. Pastikan bunga terbesar ada di tengah posisi buket. Anda bisa meletakkan yang lebih kecil di bagian luar buket. Jangan lupa untuk menyisipkan tanaman hijau di sela-sela bunga agar mekarnya lebih terlihat.

Anda dapat menambahkan tekstur pada buket dengan menggabungkan bunga berukuran besar dan kecil. Anda bisa menggunakan Baby’s breath dan jasmine yang akan membuat bunga palsu Anda semakin menarik. Untuk mendapatkan hasil yang terlihat natural, bunga-bunga di atas sangat cocok untuk buket Anda.

Jenis dan warna bunga juga akan tergantung pada pilihan pribadi Anda. Anda dapat menggunakan satu warna untuk semua bunga atau menggabungkan dua atau lebih warna yang sesuai dengan kepribadian Anda.

Sekarang, terserah Anda seberapa besar buket Anda nantinya. Untuk buket bunga palsu yang lebih besar dan lebih terlihat penuh, tambahkan lebih banyak bunga hingga Anda mencapai ukuran yang diinginkan. Anda  juga bisa membungkus setiap batang bunga untuk membuatnya lebih kokoh dan aman.

5. Amankan Batangnya

Ketika Anda telah mencapai ukuran buket yang ideal, bungkus semua batang dengan pita bunga. Mulai dari bagian atas hingga bagian bawah batang. Potong batang secara merata dengan pemotong kawat sampai Anda mencapai panjang yang bisa Anda pegang dengan nyaman.

Anda dapat membungkus batang sepenuhnya untuk penyangga tambahan dan untuk menutupi kawat dan batang sepenuhnya. Atau, Anda dapat menyisakan sekitar satu hingga dua inci batang yang menonjol di bagian bawah. Sekarang, potong selotip menggunakan gunting dan selipkan ujung-ujungnya di bawahnya untuk menyembunyikannya.

Baca juga: Cara Membuat Karangan Bunga Untuk Orang Meninggal

6. Desain dan Hiasi

Setelah buket Anda selesai dan semua batang aman sepenuhnya, saatnya memasang dekorasi dan desain. Jika ingin terlihat lebih menarik, Anda bisa menutup batang dan pita bunga menggunakan kulit kayu birch. Agar menempel kuat, gunakan lem degan hati-hati.

Anda dapat memilih untuk mengikat batang yang dibungkus dengan renda atau pita. Selain itu, Anda juga bisa  menambahkan hiasan yang Anda suka. Dekorasi ini bisa berupa manik-manik atau bulu. Kilau dan aroma tambahan dapat digunakan sebagai sentuhan akhir. Ingatlah untuk menjadi kreatif saat mendesain buket Anda.

Hari pernikahan adalah hari paling berkesan bagi seorang wanita. Sehingga, Anda perlu membuatnya menjadi sempurna. Cara membuat buket bunga palsu di atas bisa untuk dicoba, dan pastinya akan memperindah pernikahan Anda.  Buket pernikahan adalah barang yang harus dimiliki di hari pernikahan, sehingga menambah kesan apik dalam sebuah acara. Buket yang ditata dengan dengan indah tentu memiliki kesan menarik bagi yang melihatnya.

Apabila Anda memilih buket bunga asli, mungkin bisa mahal harganya dan hanya bertahan beberapa hari, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati. Bagi mereka yang menyukai seni dan kerajinan. mengetahui cara membuat buket bunga palsu mungkin bisa membantu.

Trik di atas bisa tidak hanya akan menghemat uang, tetapi juga akan memberi Anda kebebasan melakukan kreativitas Anda. Bunga palsu berkualitas tinggi bisa Anda buat dengan disesuaikan pada berbagai jenis, warna, dan corak.

Cara Membuat Buket Uang

Cara Membuat Buket Uang

Apakah Anda bosan dengan bunga alami yang polos dan sering layu untuk diberikan kepada kekasih? Atau Anda ingin sekali memberikan sesuatu yang berbeda kepada kekasih Anda? Tenang! Buket satu ini bisa menjadi alternatif jenius yang pastinya membuat pasangan Anda akan sangat menyukainya. Jawabannya adalah buket uang. Cara membuat buket uang juga bisa dibilang cukup mudah.

Buket uang bisa digunakan sebagai hadiah untuk pengantin baru atau hadiah anniversary. Buket bunga bisa menjadi alternatif hadiah uang tunai dengan cara yang unik. Mungkin Anda merasa itu tidak terlalu kreatif, namun yakinlah siapapun orang yang diberikan buket ini pasti akan selalu bilang buket uang sebagai hadiah yang menarik dan menyenangkan.

Bahan-bahan untuk Membuat Buket Bunga dari Uang

Buket bunga dari uang bisa menjadi hadiah yang bagus untuk beberapa momen seperti :

  1. Hari Valentine
  2. Hari Ibu
  3. Wisuda
  4. Hari Natal
  5. Ulang tahun
  6. Pernikahan
  7. Hari peringatan pernikahan pertama

Berikut bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat buket bunga dari uang yang perlu Anda persiapkan dengan sebaik mungkin :

  1. Lima hingga tujuh lembar uang kertas baru dengan jumlah berapa pun yang Anda inginkan untuk setiap bunga yang ingin Anda buat. Entah ingin menggunakan uang lembar Rp 100.000 atau Rp 20.000, semua tergantung pada preferensi Anda.
  2. Sepotong kawat lurus untuk disematkan pada setiap bunga.
  3. Satu gulungan pita bunga berwarna hijau
  4. Daun mawar tiruan atau artifisial

Oh, ya FYI saja, cara membuat buket uang ini tidak ada yang dirugikan dalam proyek kerajinan ini. Uang kertas hanya dilipat dan dibentuk saja, kok! Tidak ada uang yang nantinya dipotong atau direkatkan. Jika Anda takut uang Anda Berlatihlah di kertas persegi panjang terlebih dahulu jika Anda khawatir akan merobek uang secara tidak sengaja

Baca Juga: Cara Membuat Buket Hijab dengan 7 Langkah Ini

Cara Membuat Buket Uang

Panduan langkah demi langkah ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana membuat buket bunga  dari uang. Yuk, coba ikuti panduannya :

1. Mulailah dengan Melipat Uang Kertas

Ambil salah satu uang kertas dan lipat lurus menjadi setengah lebar. Saat uang kertas masih terlipat, gulung tepi luar menjadi bentuk tabung kecil dan sesuaikan dengan ujung jari Anda, pegang lapisan dalam satu bagian di setiap sisi dan coba gulung-gulung agar menjadi ikal.

2. Lipat Kertas di Bagian Sudut Kertas

Ambil empat sampai enam lembar uang kertas yang tersisa dan lipat menjadi dua dengan sudut melintasi tengah. Kemudian gulung tepinya sehingga semua ujung kertas yang ikal menghadap ke arah yang sama saat uang dilipat.

3. Tambahkan Kawat ke Bagian Tengah Bunga

Selipkan kawat bunga melalui lipatan pada uang kuncup. Pegang uang kertas dengan kuat di kawat dengan satu tangan dan ikat kertas uang itu bersama-sama dengan mendorong kertas uang secara bersama-sama, sedikit demi sedikit. Setelah itu tekuk kawat menjadi bentuk “U”.Putar satu atau dua kawat untuk menahan kertas tetap pada tempatnya.

4. Pasang Kawat Ke Bunga yang Tersisa

Selipkan kawat bunga melalui lipatan setiap kelopak bunga. Pegang uang kertas dengan kuat pada kawatnya menggunakan satu tangan dan ikat kertas uang itu menjadi satu kesatuan. Cobalah untuk menekuk kawat dalam lingkaran yang melengkung agar kawat tersebut menjauh dari arah ujung kertas yang berbentuk ikal.

Setelah itu tekuk kedua ujung lingkaran dan putar satu atau dua kawat untuk menahan uang pada tempatnya.

5. Buat Kuncup Bunga

Tempelkan satu jari di antara lapisan kuncup yang terlipat dan keluarkan kertas di lipatan sedikit ke setiap arah agar mengembang, sehingga kuncup terlihat lebih bulat. Atur ujung kertas berbentuk ikal sehingga saling terkait dan sisihkan kuncup yang sudah jadi.

Baca Juga: Cara Membuat Buket Bunga Palsu

6. Lengkungkan Kelopak menjadi Bentuk Tampak Alami

Gunakan ujung jari Anda untuk membengkokkan kertas dalam bentuk kurva  dan gunakan jari Anda untuk meluruskan bagian tepi yang melengkung sampai terlihat sedikit lebih agar uang bisa berbentuk seperti kelopak mawar dengan alami. Ulangi proses ini sampai Anda selesai dengan semua sisa uang yang ada.

7. Ikat Tunas dan Kelopak Bersama Dengan Pita Bunga

Ikat kelopak dengan kuncup di tengah dan geser kelopak di sekitar bagian luar sampai terlihat seperti bunga mawar yang alami. Ambil pita bunga, tempel tepat di bawah bunga, tarik dengan mantap agar pita tetap meregang, dan rekatkan bundel kabel.

8. Tempelkan Daun ke Batang

Letakkan daun mawar buatan di sepanjang batang kira-kira di dengan menggunakan selotip. Daun mawar artifisial ini sangat bagus ditempatkan di dekat bunga untuk menambahkan detail yang lebih realistis.

Setelah itu ikatkan pita bunga di sekitar batang untuk mengaktifkan perekat dan membuatnya menempel di batang.

Cara membuat buket uang mudah sekali bukan? Selain mudah, buket ini juga akan terlihat indah. Apabila Anda ingin sekali buket bunga dari uang bisa terlihat natural dan menarik untuk dipandang, Anda bisa membeli daun buatan yang memiliki kesan natural. Banyak kok daun-daun artifisial berbentuk mawar yang hampir menyerupai aslinya di toko bunga Bekasi.

Setelah buket bunga dari uang ini jadi, Anda dapat melapisinya dengan plastik atau bisa diatur dalam vas atau kotak, atau bahkan diikatkan ke balon. Buket bunga dari uang sangatlah cocok untuk acara-acara khusus seperti hari jadi, pernikahan, atau wisuda. Yuk, buat kreasi buket uang dengan langkah-langkah yang sudah dijelaskan di atas.

Cara Membuat Buket Hijab dengan 7 Langkah Ini

Cara Membuat Buket Hijab

Kalau memberikan buket bunga untuk teman pasti sudah biasa dan mainstream bukan? Coba deh kamu sekali-sekali memberikan hadiah yang unik dan berbeda dari yang sebelum-sebelumnya? Mau tahu ide gift apa yang cocok untuk pasangan atau teman kamu? Coba deh kamu bikin buket bunga tapi dari hijab. Bingung bagaimana cara membuat buket hijab?

Tenang, beberapa tips di bawah ini bisa kamu tiru kok untuk membuat sebuah buket bunga dari bahan hijab sesuai yang kamu inginkan. Jadi penasaran nih bagaimana panduan untuk membuat buket dari bahan hijab? Coba yuk pelajari panduan-panduannya di bawah ini!

Bahan-bahan Buket Bunga Hijab yang Harus Dipersiapkan

Sebelum tahu langkah demi langkah dalam membuat buket bunga dari bahan hijab, pastikan kamu sudah mempersiapkan dahulu bahan-bahannya, ya! Beberapa bahan yang perlu kamu beli dan siapkan adalah :

  1. Satu buah hijab berbentuk segiempat dengan brand apapun dan bahan apapun sesuai dengan keinginan kamu. Kamu bisa memberikan hijab berbahan satin, diamond atau bahan paris.
  2. Satu buah lem tembak
  3. Satu pack karet untuk rambut yang berukuran kecil. Pilihlah karet yang berwarna-warni untuk mempercantik buket bunga kamu, ya!
  4. 5-7 buah lembar kain spundbond dengan ukuran sekitar 25 cm x 50 cm sebagai pelapis buket bunga kamu. Pastikan kamu menyiapkan warna yang hampir senada dengan hijab yang kamu berikan kepada temanmu, ya.
  5. Pita dari kain satin dengan ukuran panjangnya 30 cm atau sesuai dengan selera yang kamu inginkan.
  6. 3 buah kardus dengan ukuran 10 x 20 cm. Fungsi kardus ini adalah untuk kamu rekatkan sebagai pegangan dari buket hijab kamu, jadi pastikan kamu mencari kardus buket yang kuat ya agar pegangannya juga ikut kuat.
  7. 2 buah daun artificial atau daun hiasan dari bahan plastik yang digunakan untuk mempercantik bunga dari hijab kamu.

Cara Membuat Buket Hijab

Oke, sudahkah kamu memiliki bahan-bahan yang sudah disebutkan di atas? Kalau sudah, saatnya pelajari cara membuat buket hijab. Yuk, ikuti panduannya di bawah ini :

1. Lipatlah Hijab dengan Cara Menggulungnya

Cara membuat buket hijab yang pertama adalah lipatlah hijab menjadi bentuk segitiga sebagaimana kamu hendak mengenakannya. Nah, kalau kamu sudah melipatnya menjadi bentuk segitiga, maka cobalah untuk mengambil ujung kiri pada hijab setelah itu hingga ke tengah. Kalau sudah tergulung, maka cobalah untuk mengikat gulungan itu dengan menggunakan karet rambut yang sudah kamu siapkan sebelumnya.

Setelah bagian ujung kiri hijab sudah tergulung hingga ke tengah dan terikat, maka langkah selanjutnya adalah, kamu harus menggulung ujung kanan hijabmu hingga ke tengah. Sama dengan cara yang sebelumnya, jika gulungan sudah sampai ke bagian tengah, maka ikatlah mengunakan karet.

2. Pastikan Gulungan Membentuk Bunga Mawar

Nah, karena lipatan segitiga itu ada tiga sudut, maka sudut sisanya bisa kamu lipat dan gulung kemudian ikat, sama seperti dua sudut kanan dan kiri sebelumnya. Kalau semua suduh dari lipatan hijab kamu sudah semuanya terikat, maka bisa dipastikan hijab kamu dengan sendirinya menciptakan 3 buah bunga.

Jika ada sisa kain yang belum terlipat, kamu bisa kok menggulung dan mengikatnya juga, meskipun bentuknya kemungkinan akan terlihat kecil, namun tidak jadi masalah karena buket bunga hijab kamu jadi terlihat besar dan mengembang.

Memang, jumlah bunga mawar pada satu hijab ini tergantung dengan ukuran dari hijab yang kamu pakai. Ada hijab yang lebarnya 200 cm x 200 cm, namun ada juga hijab yang berukuran 150cm x 150cm. Semakin luas hijab yang akan kamu berikan kepada teman kamu untuk dijadikan buket bunga, maka akan semakin banyak kelopak bunga yang akan kamu buat nantinya.

Baca Juga: Bahan-bahan Karangan Bunga

3. Gabungkan Semua Bunga

Setelah semua kelopak bunga yang kamu buat sudah terbentuk semuanya, maka gabungkanlah dan ikat lagi hingga menjadi satu kesatuan yang indah. Pastikan kamu menggunakan banyak karet agar gabungan bunga tersebut tidak mudah terlepas.

4. Potong Kardus Menjadi Bentuk Pegangan

Langkah selanjutnya adalah ambil kardus kemudian potong menjadi sebuah pegangan untuk buket bunga hijab kamu. Potong saja menjadi bentuk persegi panjang, jangan lupa untuk lapisi pegangan itu dengan kardus-kardus lainnya agar semakin kuat.

Setelah pegangan dari kardus terbuat, maka coba ikatkan pada buket hijab yang sudah kamu gabungkan sebelumnya untuk mengetes, apakah pegangannya benar-benar sudah kuat atau belum.

Baca Juga: Cara Membuat Buket Uang 

5. Bungkus Buket dengan Kain

Setelah dirasa pegangan yang kamu buat benar-benar kuat, maka segera kencangkan kembali ikatan tersebut dan bungkus dengan menggunakan kain spunbound. Kamu bisa merekatkan kain ini dengan lem tembak supaya benar-benar terikat. Kamu bisa melapisi buket bunga yang kamu buat dengan kain yang berbeda warna dan lipatlah atau bentuk sesuai dengan kesukaan kamu.

6. Tambahkan Daun Artifisial

Selanjutnya, untuk mempercantik tampilan buket bunga hijab kamu, tambahkan daun artifisial di sisi kanan dan kiri agar semakin indah dipandang.

7. Ikat dengan Pita Bahan Satin

Nah, cara membuat buket hijab yang terakhir adalah ikat buket bunga yang sudah dilapisi kain spunbound tadi dengan menggunakan pita kain satin.

Mudah sekali bukan cara membuat buket hijab? Jika buket sudah dibuat dengan seindah mungkin, maka kamu bisa pede memberikannya ke teman. Apabila tidak ingin repot, Anda bisa memesan melalui toko bunga Bekasi yang menyediakan berbagai macam buket yang indah.

Bahan-bahan Karangan Bunga

bahan Karangan Bunga

Sama seperti kerajinan apa pun, dalam hal merangkai bunga, selalu penting untuk memastikan bahwa bahan-bahan yang Anda miliki harus sudah siap. Bagian dari persiapan adalah memastikan bahwa Anda memiliki semua perlengkapan dan peralatan yang diperlukan. Jika Anda ingin sekali membuat sebuah karangan bunga, maka pastikan Anda menyiapkan berbagai bahan karangan bunga. Apa saja sih bahan-bahan yang Anda perlukan?

Bahan-bahan Membuat Karangan Bunga

Jika Anda ingin membuat karangan bunga, toko bunga Bekasi memiliki tips seputar karangan bunga. Berikut adalah beberapa hal penting yang Anda perlukan:

  1. Gunting tajam untuk memotong batang, pita, dan sebagainya.
  2. Pisau tajam untuk memotong batang dan stereoform.
  3. Sepasang sheer atau alat serupa lainnya untuk memotong batang berkayu.
  4. Kabel bunga untuk menopang berbagai bahan, menjangkarkannya, atau bahkan memanjangkan batang. Kabel tersedia dalam berbagai ketebalan dan masing-masing memiliki tujuan yang berbeda.
  5. Pita bunga berwarna hijau untuk menyembunyikan kabel. Misalnya, jika Anda ingin memasang kawat pada tangkai bunga, Anda bisa membungkus kawat dengan pita bunga agar menyatu dengan baik dengan penataannya.
  6. Pita perekat yang digunakan untuk menahan busa bunga pada wadah yang Anda gunakan.
  7. Lem untuk menahan bunga di stereoform,
  8. Pistol lem juga akan sangat berguna. Lem panas adalah solusi yang kuat untuk mengamankan berbagai aksesori ke tempat karangan bunga. Pistol lem juga dapat membantu mencegah kerusakan pada karangan bunga. Lem panas dapat menyebabkan bahan tertentu meleleh.
  9. Stapler juga perlu disiapkan saat Anda ingin menempelkan pita ke karangan.

Baca Juga: Cara Membuat Buket Hijab dengan 7 Langkah Ini

Pilihan Bunga yang Bagus untuk Membuat Karangan

Nah, selain perlengkapan yang sudah dijelaskan di atas, sudah tidak diragukan lagi ya bahwasannya bunga adalah bahan paling utama ketika hendak membuat sebuah karangan. Coba, yuk cek apa saja sih pilihan bunga yang bagus untuk dijadikan karangan bunga.

1. Mawar

Mawar adalah bunga yang dikenal di seluruh dunia. Negara-negara seperti Botswana, Bulgaria, Burkina Faso, Republik Ceko, Iran, Irak, Maladewa, Inggris, Rumania, Korea Selatan, dll bahkan menjadikan mawar sebagai bunga nasional mereka.

Bahkan negara adidaya seperti Amerika Serikat menyatakan mawar sebagai bunga nasionalnya. Mawar adalah bunga yang mewakili banyak negara dan itulah yang menjadikan bunga ini menjadi salah satu alasan mengapa paling disukai.

Mawar adalah nama lain dari kecantikan dan keanggunan. Bunga ini memiliki daya tarik tersendiri bagi yang melihatnya.  Apakah Anda pernah menyentuh mawar? Tentu bunga ini sangat halus dan lembut.

Mawar memiliki kekuatan untuk menarik orang dengan penampilannya yang menakjubkan. Selain keindahan warna dan bentuknya, bunga mawar sendiri memiliki pesona yang indah di dalamnya. Begitulah keindahan mawar digambarkan. Jika Anda tertarik untuk mencari bahan-bahan karangan bunga, mawar adalah pilihan utama yang harus Anda pertimbangkan.

Baca Juga: Cara Mengeringkan Buket Bunga

2. Bunga Anggrek

Anggrek adalah tumbuhan berbunga yang sangat besar. Anggrek merupakan tanaman yang benar-benar telah bermetamorfosis, dibudidayakan, dan menghasilkan jenis bunga yang besar. Sebenarnya ada lebih banyak spesies anggrek daripada mamalia di bumi saat ini, dan pemikiran itu gila. Jika Anda mencari arti bunga dari anggrek, sudah pasti bunga ini mencerminkan semua tentang cinta.

Bunga ini melambangkan cinta dan keindahan. Anggrek  juga mewakili kehalusan dan kesuburan. Pasti bunga ini bagus untuk dilihat di dalam karangan bunga karena memang indah dan representatif.

Dari segi bunganya, anggrek merupakan tumbuhan yang mudah dibedakan dengan tumbuhan lain di alam bebas. Anda bisa menemukan bahwa semua anggrek adalah tumbuhan tahunan dan tumbuh dengan dua cara yang berbeda.

Ada yang anggrek monopodial dengan satu kuncup bunga atau anggrek sympodial yang memiliki tunas yang mekar berbeda. Bunga anggrek itu unik dan bisa datang dalam berbagai warna dan ukuran. Pilih saja anggrek untuk bahan-bahan karangan bunga yang menurut Anda paling menarik.

3. Bunga Lili

Bunga lili putih melambangkan keinginan seseorang akan kemurnian dan kebajikan, dan bunga lili merah muda mengungkapkan kerinduan akan kekayaan dan kemakmuran. Bagi banyak orang, bunga lili lebih dari sekedar bunga, bunga lili adalah representasi dari setiap peristiwa, baik itu kelahiran anak, pernikahan orang yang Anda cintai, atau berkabung karena kehilangan seseorang yang dekat. Pentingnya bunga lili ini ditemukan di hampir setiap tradisi dan merupakan bagian dari sejarah dan cerita rakyat.

4. Bunga Matahari

Bunga matahari adalah bunga pilihan untuk mengirimkan perasaan ceria. Tanaman ini pertama kali ditanam di Amerika pada 10.000 SM, di mana bunga ini digunakan untuk minyak dan makanan. Kerajaan Inca kuno juga menggunakan bunga matahari sebagai simbol religius.

Arti bunga matahari adalah kesetiaan dan umur panjang. Cerah dan ceria, bunga matahari menjadi hadiah yang hangat dan bagus menjadi salah satu dari bahan karangan bunga.

5. Bunga Anyelir

Anyelir sering disebut sebagai bunga merah jambu karena warnanya, meski sebenarnya tidak demikian. Faktanya, anyelir sering ditemukan dalam berbagai corak lainnya, termasuk putih dan merah.

Nama ilmiah anyelir adalah Dianthus caryophyllus. Anyelir dapat ditemukan dalam semua jenis warna, antara lain putih, merah muda, kuning, merah, dan merah tua. Setiap warna memiliki arti potensial yang berbeda. Bunga ini tidak terlalu populer sepanjang sejarah dan bunga ini terutama ditanam di rumah dan di taman. Ukurannya tidak besar dan bisa tumbuh hingga 60 sentimeter.

Keindahan warna pada bunga ini sangat cocok dijadikan sebagai salah satu dari bahan-bahan karangan bunga Anda ke depannya.

Buat Anda yang ingin sekali membuat sebuah karangan bunga, perhatikan dengan baik apa saja yang menjadi bahannya, ya! Anda bisa mendapatkan bahan karangan bunga melalui toko bunga Bekasi yang menyediakan berbagai keperluan yang Anda butuhkan.

Cara Mengeringkan Buket Bunga

Cara Mengeringkan Buket Bunga

Apakah Anda memiliki seikat buket bunga indah dari kekasih hati? Buket bunga memang rentan layu jika tidak dipindahkan ke dalam vas. Cara satu-satunya agar Anda bisa tetap memandang indahnya bunga Anda adalah dengan mengeringkannya. Ada banyak sekali cara untuk bisa mengeringkan bunga.  Buat Anda yang penasaran bagaimana cara mengeringkan buket bunga, yuk coba gunakan tips dari toko bunga Bekasi di bawah ini.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Hendak Mengeringkan Bunga

Sebelum ingin mengeringkan bunga dengan baik, pertimbangkan hal berikut:

  1. Metode pengeringan udara paling baik diaplikasikan untuk karangan bunga dan untuk bunga kuat seperti mawar, atau jenis lainnya yang tahan lama seperti lavender.
  2. Aster gerbera individu, krisan, mawar, dan tulip adalah bunga yang bagus untuk teknik pengeringan bunga gelombang mikro, yang akan mempertahankan warna dan strukturnya lebih baik daripada menggunakan metode pengeringan udara.
  3. Untuk bunga yang lebih lembut seperti lili, coba teknik pengawetan lain, seperti pengepresan.
  4. Bunga yang mekar sepenuhnya kemungkinan akan kehilangan kelopaknya selama proses pengeringan, jadi jangan menunggu terlalu lama untuk mulai mengeringkan bunga.

 Cara Mengeringkan Buket Bunga Dengan Microwave

Anda bisa mengeringkan bunga dalam hitungan menit, hanya dengan menggunakan microwave. Mengeringkan bunga dalam microwave adalah pilihan yang sangat aman bagi orang-orang yang ingin menghemat waktu dan sumber daya.

  1. Gunakan wadah tahan microwave yang akan menampung bunga Anda dan muat ke dalam microwave.
  2. Tutupi bagian bawah wadah dengan 4-6 cm silika gel untuk bunga yang lebih besar. Tempatkan bunga yang mekar di dalam gel lalu tuangkan lebih banyak gel ke kelopak bunga. Tuang perlahan agar kelopak tidak pipih.
  3. Tempatkan wadah yang tidak tertutup ke dalam microwave. Suhu dan waktu gelombang mikro akan bervariasi sesuai dengan jenis bunganya, sehingga langkah ini memerlukan sedikit trial and error.
  4. Nyalakan microwave dengan satu atau dua tingkat panas di atas selama 2-5 menit. (Mawar dapat menahan lebih banyak panas, sedangkan aster lebih menyukai suhu yang lebih rendah.)
  5. Periksa perkembangan bunga Anda setelah beberapa saat dan kemudian secara berkala. Tingkatkan panas dan waktu sesuai kebutuhan.
  6. Setelah bunga mengering, buka microwave dan segera tutup wadah. Keluarkan wadah tertutup dari microwave, buka bagian atas seperempat cm saja, dan biarkan selama 24 jam.
  7. Bersihkan gel dari kelopak bunga dengan sikat halus lalu semprot dengan semprotan akrilik.
  8. Terakhir, gunakan bunga kering Anda dalam proyek kerajinan sesuka Anda. Bunga kering cepat memudar di bawah sinar matahari atau panas yang ekstrim, jadi pastikan untuk menyimpannya di tempat yang sejuk dan jauh dari jendela.

Baca Juga: Cara Merawat Bunga Mawar yang Sudah Layu

Cara Mengeringkan Buket Bunga Dengan Silica Gel

 

Jika Anda ingin bunga Anda terlihat seperti di taman, coba gunakan silica gel. Zat seperti pasir dapat ditemukan di toko kerajinan dan paling cocok untuk bunga bertekstur kokoh seperti mawar. Kubur bunga Anda dalam wadah besar berisi gel silica. Dalam beberapa hari hingga seminggu, buka bunga yang diawetkan dengan lembut.

Cara Mengeringkan Bunga Dengan Pengepresan

 

Untuk menggunakan bunga kering lebih dari sekedar dekorasi rumah tangga, gunakan metode ‘press’. Meskipun metode ini bisa memakan waktu, namun hasilnya selalu luar biasa. Berikut adalah metode mengeringkan bunga dengan teknik press atau penekanan :

  1. Ambil buku berat.
  2. Lapisi halaman dengan perkamen atau kertas lilin dan susun bunga menghadap ke bawah agar tidak tumpang tindih.
  3. Tutup bukunya dan biarkan tak tersentuh selama tujuh sampai sepuluh hari.
  4. Setelah semua kelembapan hilang dan teksturnya seperti kertas, gunakan bunga yang sudah ditekan untuk membuat penanda buku, alat tulis, atau mengisi bingkai foto untuk seni dinding yang cantik.

Cara Mengeringkan Bunga dengan Pengeringan Udara

Menggantung karangan bunga secara terbalik adalah teknik paling tradisional untuk mengeringkan bunga. Kumpulkan bunga secara berkelompok dan kencangkan batangnya dengan karet gelang.

Gantung terbalik di area yang berventilasi baik dari sinar matahari langsung, seperti dari langit-langit dapur atau di lemari kosong. Perhatikan kelopak bunganya menyusut dan berubah warna. Jika waernanya sudah berubah dalam beberapa minggu, Anda akan memiliki bunga kering yang indah dalam warna vintage, lalu aplikasikan bunga ini.

Cara Mengeringkan Bunga Dalam Vas

Mengeringkan bunga dalam vas sangatlah mudah, caranya :

  1. Tempatkan batang dalam air dan biarkan selama beberapa hari.
  2. Setelah semua air menguap, bunga akan tumbuh tegak dan subur, tetapi kering.
  3. Bunga hydrangea atau baby’s breath adalah pilihan yang baik untuk metode satu ini, karena bunga dengan tangkai yang lebih lembut bisa mudah terkulai.
  4. Cukup gunakan vas sebagai dekorasi meja atau lepaskan bunganya, ikat pita di sekitar batang dan gantung di dinding.

Baca Juga: Bahan-bahan Karangan Bunga

Cara Mengeringkan Buket Bunga Dengan Diangin-anginkan

Terakhir, ada metode pengeringan buket bunga dengan cara diangin-anginkan, yakni :

  1. Buang kelebihan dedaunan dari bunga dan potong batang sesuai panjang yang diinginkan (tidak lebih pendek dari 10 cm).
  2. Untuk membantu bunga mempertahankan warnanya selama proses pengeringan, pastikan untuk menjauhkannya dari sinar matahari segera setelah dipotong. Gantung bunga satu per satu atau batang karet gelang untuk menggantung karangan bunga.
  3. Cari tempat yang gelap dan kering dengan sirkulasi yang baik, seperti loteng atau lemari yang tidak digunakan.
  4. Kencangkan bagian bawah batang bunga ke gantungan sehingga menggantung terbalik agar kering.
  5. Biarkan bunga selama dua hingga tiga minggu hingga benar-benar kering.
  6. Semprotkan dengan hairspray tanpa pewangi untuk perlindungan.

Tidak sulit bukan membuat buket bunga jadi kering? Yuk, pilih saja metode atau cara mengeringkan buket bunga yang Anda suka dan segera praktikkan di rumah, ya!

Cara Merawat Bunga Mawar yang Sudah Layu

cara merawat bunga mawar

Pernahkah Anda membeli seikat bunga mawar untuk rumah atau suatu acara, namun kemudian layu berhari-hari sesudahnya? Jika Anda mengalami hal demikian, tenang saja! Ada beberapa tips dan trik untuk membantu menghidupkan kembali bunga layu Anda. Cara merawat bunga mawar yang sudah layu tidak begitu sulit kok.

Memang, bunga kering dan bunga layu bisa menjadi masalah setiap saat sepanjang tahun, terutama saat musim kemarau. Namun dengan trik-trik di bawah ini, mudah-mudahan Anda tidak hanya belajar bagaimana menghidupkan kembali bunga Anda tetapi juga mengidentifikasi tanda-tanda bunga layu untuk mencegah proses matinya bunga Anda.

Tips untuk Merawat Bunga Mawar yang Sudah Layu

Biasanya ada tiga alasan utama mengapa bunga mawar mudah mati. Pertama, karena pertumbuhan bakteri (batang membusuk), serapan air (kuncup mengering dan tetap tertutup) dan layu (kombinasi keduanya menyebabkan bunga terkulai). Bakteri dapat muncul jika air belum segar atau terlambat diganti dan batang mulai membusuk.

Batangnya akan berlendir dan berubah warna menjadi bunga yang jelek secara visual. Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membersihkan wadah dengan setetes pemutih dan sabun.

Potong semua batang yang busuk dan hilangkan lendir untuk memastikan yang tersisa hanya batang yang sehat (di atas 2-3 cm di atas perubahan warna). Tambahkan air hangat ke dalam wadah, setetes pemutih (atau makanan bunga) dan tempatkan kembali batangnya ke dalam vas. Jika ini berarti bunga Anda terlalu pendek untuk wadah Anda, coba yang lebih kecil!

Jika Anda lalai memotong batang sebelum menambahkannya ke dalam vas, batang tersebut tetap tertutup rapat atau kering dan tidak akan dapat menarik air untuk memberi makan bunga. Ada juga risiko terbentuknya blok udara di batang.

Jadi, cara merawat bunga mawar yang sudah layu adalah mencoba untuk membuang bunga dan daun kering yang tidak bisa dihidupkan kembali, potong 2 hingga 3 cm dari batang dengan sudut (45 derajat) menggunakan gunting / pisau tajam dan langsung masukkan ke dalam vas air bersih.

Ujung batang yang kering dengan bakteri akan menghalangi pengambilan air, menyebabkan batang dan bunga layu. Untuk menghidupkan kembali bunga Anda, mulailah dengan membersihkan wadah dan menambahkan air bersih segar.

Buang semua bunga yang terlalu layu dari batang atau tandannya, saat melepaskan gas etilen (seperti halnya buah yang matang) dan potong batangnya dengan sudut 2 hingga 4 cm kemudian langsung masukkan ke dalam air bersih.

Baca Juga: Cara Mengawetkan Bunga dengan Lilin

Bagaimana Menjaga Buket Mawar Anda Segar Lebih Lama?

Nah, jika cara di atas adalah merawat bunga yang layu langsung dari tanamannya, maka kali ini adalah bunga potong atau buket. Selain cara di atas, Anda juga bisa menggunakan beberapa cara di bawah ini untuk Anda yang memiliki buket bunga mawar saat hari valentine atau ketika kekasih memberikannya. Ikuti tips sederhana ini untuk memperpanjang umur mawar Anda agar tetap menarik perhatian mata!

1. Mulailah Dengan Menggunakan Vas Bersih

Setelah Anda menerima mawar, pastikan Anda memiliki vas yang benar-benar bersih untuk diletakkan. Vas kotor dapat menampung bakteri, yang dapat menyebabkan mawar potong cepat rusak dan layu dengan sangat cepat.

Cara sederhana untuk memastikan vas bebas bakteri adalah dengan membilasnya dengan campuran soda kue dan cuka. Kombinasi ini secara efektif dapat menghilangkan kotoran atau residu yang menumpuk.

2. Isi Vas dengan Air Hangat

Isi vas berukuran sedang dengan air hangat, lalu tuangkan satu sendok makan soda kue. Jika Anda memiliki vas yang sangat besar, disarankan untuk menuangkan lebih banyak air. Selanjutnya, tuangkan sedikit cuka putih. Kombinasi ini akan menjadi bersoda, yang menghilangkan sisa-sisa dari dalam vas. Bilas dengan air bersih lalu bersihkan vas dengan kain katun lembut.

Baca Juga:

3. Pangkas Batang Mawar Pada Buket Amda

Mengganti air mawar potong setiap dua hari sekali akan membuatnya segar lebih lama. Namun, setiap kali air vas diganti, batang mawar perlu dipotong sekitar 0,5 cm. Penting untuk memangkas batang di bawah air dengan sedikit miring. Anda bisa melakukannya di ember berisi air dingin atau di bawah keran yang mengalir. Cara ini memastikan kapiler xilem tidak tersumbat oleh gelembung udara mikroskopis, yang dapat menghambat penyerapan air dan nutrisi. Semakin pendek Anda memotong batangnya, semakin lama akan bertahan karena air memiliki jarak paling sedikit untuk mencapai kuncup mawar.

Baca Juga: Cara Mengeringkan Buket Bunga

4. Buang Daun Dari Batangnya

Saat meletakkan mawar potong Anda di dalam vas, usahakan agar tidak ada daun yang terendam di dalam air vas. Saat daun di bawah air mulai membusuk, daun menyimpan bakteri yang akan mempercepat layu mawar juga.

5. Selalu Simpan Mawar di Tempat Yang Sejuk

Cara merawat bunga mawar yang sudah layu adalah dengan menyimpannya di tempat sejuk. Suhu hangat tidak disukai karena bunga akan menjadi terlalu panas dan mengering. Sebaiknya juga tidak menyimpan mawar langsung di bawah pendingin ruangan.

6. Gantilah Air Vas Secara Teratur

Cara termudah untuk memperpanjang umur mawar adalah dengan mengganti air vas secara teratur. Jika itu tidak memungkinkan, coba ubah setiap hari. Cara ini akan membantu menjaga bunga dan vas tetap segar dan bersih. Air basi dalam vas menciptakan kondisi sempurna untuk pertumbuhan bakteri dan akan membatasi umur bunga potong.

Bagaimana? Apakah Anda kesulitan dalam mempraktikkan cara merawat bunga mawar yang sudah layu? Tidak sulit kok selama Anda mau mencobanya! Apabila Anda kesulitan dalam merawat bunga, Anda bisa menghubungi toko bunga bekasi yang selalu siap membantu.

Cara Mengawetkan Bunga dengan Lilin

Cara Mengawetkan Bunga dengan Lilin

Apakah Anda sangat menyukai bunga tertentu dan saking sukanya Anda dengan bunga tersebut, maka ingin sekali mengawetkannya. Tapi memang bisa ya mengawetkan bunga? Bisa dong! Anda bisa mengawetkan bunga dengan lilin sehingga dapat membuat bunga menjadi segar, indah dan bertahan lebih lama dari yang pernah Anda bayangkan.

Ya, bunga akan terlihat menyegarkan dengan hanya mencelupkan bunga yang mekar ke dalam lilin yang meleleh! Waktu terbaik untuk mencelupkan mawar Anda adalah di akhir masa simpannya setelah Anda menikmati keindahannya selama lebih dari seminggu. Berikut adalah cara untuk mengawetkan bunga dengan menggunakan lilin.

Tips untuk Mengawetkan Bunga dengan Lilin

Teknik mengawetkan bunga dengan lilin ini disebut dengan waxing. Banyak orang yang telah melakukan waxing bunga dengan menggunakan lilin parafin atau bisa juga dengan menggunakan lilin kedelai.

Hal-hal yang Anda butuhkan :

  1. Bunga apapun, ada baiknya mencoba bunga mawar
  2. Wadah tahan panas
  3. Microwave
  4. Serpihan lilin kedelai
  5. Termometer permen (opsional)
  6. Botol atau vas atau kertas lilin kosong

Langkah mengawetkan bunga dengan lilin :

1. Potong Batang Bunga

Potong batang bunga Anda menjadi sekitar 16-18 cm panjangnya agar mudah untuk mencelupkan kepala bunga ke dalam lilin, lalu letakkan batang tersebut ke dalam botol atau vas Anda agar lekas mendingin. Pastikan untuk meletakkan kertas bekas di atas permukaan meja eksperimen Anda, termasuk di bawah botol, untuk menampung lilin yang menetes.

2. Isi Wadah dengan Serpihan Lilin

Isi wadah tahan panas Anda sampai ke atas dengan serpihan lilin selama 2 menit ke microwave. Setelah 2 menit, keluarkan wadah dari microwave dan aduk lilin leleh dengan sendok plastik sekali pakai. Jika masih ada lilin putih / tidak meleleh, kembalikan wadah ke microwave selama satu menit dan ulangi.

Namun saat lilin meleleh sepenuhnya, Anda mungkin perlu menambahkan lebih banyak serpihan lilin. Lanjutkan saja dan aduk ke dalam wadah dan lanjutkan proses peleburan lilin.

3. Celupkan Bunga

Setelah semua lilin meleleh, Anda bisa mulai mencelupkan bunga. Letakkan wadah lilin pada permukaan yang terlindung dan siapkan botol atau vas Anda untuk meletakkan bunga yang sudah dicelupkan untuk pendinginan.

Anda juga bisa meletakkan bunga  yang sudah dicelupkan di atas kertas lilin untuk mendinginkannya, tetapi mawar akan menjaga bentuknya lebih baik jika mendingin dalam posisi tegak.

Sebagai catatan, lilin Anda harus bersuhu sekitar 100 derajat dan dapat diukur dengan termometer permen. Melelehkan lilin dalam waktu singkat akan mencegahnya menjadi terlalu panas. Tunggu satu atau dua menit setelah mengeluarkan lilin dari microwave untuk mulai mencelupkan bunga.

Anda dapat mengetahui bahwa wax Anda menjadi terlalu dingin jika mulai terlihat keruh atau kelopak bunga yang dicelupkan juga turut keruh. Jika Anda memiliki banyak bunga untuk lilin, Anda dapat terus melelehkannya sambil mencelupkannya dengan menggunakan wadah yang sama dan menambahkan lebih banyak serpihan lilin sesuai kebutuhan.

Setelah selesai, tutup wadah lilin untuk digunakan lagi di lain waktu. Anda dapat mengawetkan berbagai jenis bunga dan dedaunan dengan metode ini. Mengapa disarankan untuk memilih bunga mawar?

Banyak orang yang lebih suka untuk mengawetkan bunga mawar dengan lilin. Bunga dinilai bukan hanya karena itu bunga, tapi juga memanjakan mata. Menurut penelitian, ada sekitar 30 ribu bunga yang ada di bumi, tetapi semuanya tidak diketahui semua orang.

Baca Juga: Rangkaian Bunga Bentuk Kipas, Bagaimana Caranya?

Keistimewaan Bunga Mawar

Tetapi ketika Anda mempertimbangkan bunga mawar, setiap orang pasti tahu tentang bunga satu ini. Bunga mawar telah menciptakan ilusi ajaib untuk mata manusia yang menghubungkannya dengan hati manusia.

Mawar adalah mahakarya dari semua bunga karena memancarkan perasaan positif yang indah. Di dunia yang penuh dengan bunga yang berbeda, mawar dianggap sebagai simbol cinta. Bunga ini telah membangun dasar yang kuat dalam pikiran dan hati manusia. Begitulah cara mawar memikat orang dengan kecantikan dan penampilannya.

Tahukah kamu? Mawar berusia 35 juta tahun dengan 150 spesies yang ditemukan di belahan bumi utara, dan 5 ribu tahun yang lalu, Cina mulai membudidayakan kebun mawar. Bunga ini juga diberi label  sebagai “bahasa cinta” serta “ekspresi cinta.”

Mawar dikatakan sebagai rahasia kebahagiaan. Setelah mendengar bunga yang begitu banyak, disukai oleh orang, mengapa harus berpikir dua kali untuk mengawetkan bunga ini?

Baca Juga: Cara Merawat Bunga Mawar yang Sudah Layu

Lilin Parafin atau Lilin Kedelai?

Ketika ditanya untuk memilih lilin kedelai atau parafin untuk mengawetkan bunga dengan lilin, pasti akan ada plus minusnya. Salah satu dari banyak manfaat menggunakan kedelai sebagai bahan utama pembuatan lilin adalah kandungannya yang alami dan sehat. Lilin kedelai pada dasarnya terbuat dari kacang kedelai.

Kedelai merupakan sumber terbarukan dan sumber alami yang ditanam petani lokal di beberapa daerah. Menggunakan lilin kedelai juga berarti mendukung petani dan pertanian lokal serta meningkatkan operasi mereka.

Lilin kedelai juga lebih tahan lama  dibandingkan dengan jenis lain seperti parafin. Umur panjang lilin kedelai sebagian besar disebabkan oleh suhu pembakaran yang lambat dan lebih dingin.

Selain itu, lilin kedelai dapat terurai secara hayati dan merupakan pilihan lilin yang ramah lingkungan. Meskipun biaya untuk membeli lilin kedelai pada awalnya lebih mahal, sebenarnya ini adalah pilihan yang lebih ekonomis karena lilin tersebut akan terbakar lebih lama daripada lilin kimiawinya, parafin.

Lilin kedelai dikembangkan sebagai alternatif dari lilin berbasis minyak bumi atau parafin. Ini adalah produk sampingan dari industri bahan bakar fosil, menghasilkan karbon dioksida dan dapat mengeluarkan jelaga dan polutan yang berbahaya saat dibakar.

Jadi, jika ingin mengawetkan bunga dengan lilin, ada baiknya jika Anda lebih memilih lilin kedelai saja jika dibandingkan dengan parafin. Toko bunga Bekasi juga menggunakan teknik ini agar bunga menjadi lebih awet. Anda juga bisa berkonsultasi mengenai berbagai macam masalah bunga atau kebun pada toko bunga Bekasi yang selalu siap jika Anda butuhkan.

Rangkaian Bunga Bentuk Kipas, Bagaimana Caranya?

Rangkaian bunga bentuk kipas

Rangkaian bunga bentuk kipas adalah salah satu gaya merangkai bunga klasik yang paling umum digunakan oleh para penata bunga. Dalam rangkaian ini, bunga dan daunnya disusun berbentuk kipas. Beberapa bunga dengan warna berbeda juga digunakan untuk rangkaian bunga ini.

Jenis bunga yang sama atau berbeda dengan berbagai warna digunakan untuk jenis rangkaian bunga ini. Ruang kosong di dalam rangkaian bunga dipenuhi dengan menggunakan pengisi. Rangkaian bunga bentuk kipas ini sangat cantik dalam penampilan dengan bentuk dan ukuran yang indah. Pada jenis rangkaian bunga ini, bunganya ditempatkan dan disusun dalam bentuk elips. Berikut adalah cara untuk menyusunnya.

Trik Menyusun Bunga dengan Bentuk Kipas

Bunga yang biasa digunakan untuk keperluan ini adalah mawar, bunga matahari, dahlia, teratai, sedap malam, lili dan masih banyak lagi. Jadi, hanya bunga cerah yang cocok digunakan untuk rangkaian kipas. Rangkaian bunga bentuk kipas sebagian besar adalah pengaturan karangan bunga yang ideal untuk disajikan di pesta ulang tahun, pernikahan, dan jenis lainnya.

Kombinasi warna bunga terbaik digunakan untuk tujuan merangkai bunga ini. Jenis-jenis bunga yang disebutkan di atas adalah salah satu rangkaian bunga yang paling banyak digunakan dalam karangan bunga serta keranjang bunga.

Campuran dan kombinasi berbagai jenis bunga dengan berbagai warna dan bentuk bagus digunakan untuk pengaturan ini. Rangkaian bunga bentuk kipas juga merupakan jenis rangkaian bunga yang sangat umum digunakan oleh perancang bunga dari perusahaan toko bunga terkenal di seluruh dunia.

Bunga-bunga dengan warna berbeda disusun dalam barisan atau zig-zag dengan bantuan jenis rangkaian bunga ini. Mengapa harus memilih mawar, bunga matahari, dahlia, teratai, sedap malam dan lili? Sebab kebanyakan orang menyukai bunga beraroma kuat atau harum.

Rangkaian bunga ini biasanya memiliki bunga besar di tengahnya, menambah keindahan rangkaian bunga tersebut. Bunga-bunga ini disusun dalam karangan bunga cerah yang dilapisi kertas plastik glossy dan transparan.

Jenis rangkaian bunga ini juga dikenal dengan jenis rangkaian bunga Cerah di mana bunga yang baru dipetik dengan daun berwarna hijau dan batang digunakan pada rangkaian rangkaian bunga.  Bunga, batang dan daun hijau dipotong dan dipangkas dalam bentuk oval dan ditempatkan dengan terampil dalam rangkaian bunga yang berbeda seperti karangan bunga, keranjang dan tandan. Rangkaian bunga dibuat  terlihat sangat lebat dan lebar dari luar.

Baca Juga: Teknik-teknik Merangkai Bunga

Teknik Menyusun Bunga dengan Bentuk Kipas

Rangkaian bunga ini banyak digunakan dalam keperluan dekorasi interior dan juga keperluan dekorasi ruang upacara di berbagai belahan dunia. Selain bunga, daun dan batangnya, banyak rerumputan hijau segar juga digunakan untuk menyiapkan jenis rangkaian bunga yang sangat istimewa ini.

Berikut adalah cara untuk menyusunnya :

1. Siapkan Bahan Berbagai Bunga

Pertama, kumpulkan bunga-bunga yang hendak Anda rangkai dan beberapa bahan-bahan lainnya. Siapkan 15 cm potongan kawat ukuran 26, gunting kawat, pita bunga dan bermacam-macam daun dan bunga.

2. Pasang Kawat Bunga

Saat Anda mengerjakan bunga, akan tiba saatnya Anda benar-benar harus memaksa bunga agar sesuai dengan keinginan Anda. Cara ini dapat dilakukan dengan mengikat bunga dengan memasang kawat atau pita bunga.

Ini adalah keterampilan dasar yang sekali dipelajari akan digunakan berulang kali. Jika ada bunga anggrek, maka cobalah untuk mengikat batang kabel anggrek. Anggrek adalah pilihan yang sangat baik untuk pemasangan kabel tie karena panjang batangnya hanya sekitar 5 atau 7 cm dan batangnya bertahan lama di luar air.

Anggrek menjadi favorit yang hebat bagi para pengantin wanita dan orang-orang yang berencana mengenakan rangkaian bunga ke acara yang akan berlangsung beberapa jam. Adapun cara untuk memasang kabel tie ke bunga adalah dengan menusuk bagian bawah bunga dengan sepotong kawat ukuran 40 cm. Gunakan pengukur sekecil mungkin agar cukup kuat untuk melakukan apa yang Anda butuhkan, tetapi cukup fleksibel untuk tidak mematahkan batang atau bunga.

3. Tekuk Kawat

Tekuk kawat di kedua sisi bunga sehingga berakhir di kedua sisi batang dan putar kawat di sekitar batang  stabilkan bunga, dan tekuk sesuai kebutuhan atau keinginan Anda.

4. Tutup Kawat dengan Selotip

Lengkapi tampilan bunga dengan selotip batang bunga. Selotip ini tidak lengket, tetapi lebih seperti lilin. Saat Anda meregangkan dan menarik sambil memutar, pita bunga akan menempel dan sedikit meregang saat Anda membungkusnya sehingga dengan mudah menutupi kawat dan batang untuk memberikan tampilan akhir yang bagus.

Cara ini akan membutuhkan beberapa latihan, jadi dapatkan beberapa selotip bunga, kawat, dan beberapa bunga dan mulailah latihan. Beberapa kali latihan pertama akan membuat frustrasi. Tapi begitu Anda mempelajarinya, ternyata caranya mudah, kok.

Baca Juga: Cara Mengawetkan Bunga dengan Lilin

5. Memasang Kabel Daun

Setelah selesai memasang kabel tie ke batang, selanjutnya adalah pasang ke daun. Pilih daun dengan ukuran yang Anda suka. Buatlah agar terlihat sebaik mungkin.

6. Tusuk Daun

Anda bisa menggunakan beberapa daun yang tidak mudah rapuh jika ditusuk. Hindari untuk menggunakan daun ivy karena strukturnya cukup rapuh. Atau Anda juga bisa menggunakan kawat yang lebih kecil dan lebih fleksibel namun bisa menembus daun. Cobalah untuk menusuk daun di belakang urat utama, karena cara ini akan membantu menahan kawat di tempat yang benar.

7. Tekuk Kawat

Seperti yang Anda lakukan dengan bunga, tekuk kawat menjadi dua dan putar di kedua sisi batang dan ke daun itu sendiri dan rekatkan daun dengan selotip, seperti yang Anda lakukan pada bunga.

Jika semua sudah ditata dengan kawat dan selotip, maka Anda tinggal mengaturnya. Rangkaian bunga bentuk kipas adalah salah satu yang paling banyak disukai oleh orang-orang, jadi perbanyak latihan karena merangkainya cukup membutuhkan latihan yang intens. Jika tidak ingin repot, Anda bisa langsung menghubungi toko bunga bekasi yang selalu siap membantu.

Open chat
Hallo, Wulandari Florist ada yang bisa kami bantu?